Senin, 21 Februari 2011

10 Miliuner Muda Berbagi Insipirasi Untuk Meraih Kesuksesan

Setiap tahunnya, beberapa orang berhasil menjadi miliuner baru. Kebanyakan dari mereka adalah warga negara Amerika. Yang lebih mencengangkan lagi, sebagian dari mereka sudah menjadi miliuner bahkan saat masih menjadi anak sekolahan. Visi, kecerdasan, dan keteguhan adalah 3 dari beberapa hal yang membuat mereka berhasil. Apa kata mereka mengenai keberhasilan yang mereka raih? Siapa tahu bisa Anda jadikan pegangan juga untuk menjalani rencana Anda menjadi wirausahawan:

Mark Zuckerberg

 
Di tahun 2007, ketika berusia 23 tahun, pria ini mengembangkan sebuah sistem yang kini sangat terkenal, Facebook. Dalam sekejap, ia menjadi salah satu miliuner paling kenamaan. Belum lagi namanya makin melambung setelah kisah suksesnya diabadikan dalam film "Social Network". 
Pria ini memandang bahwa anak-anak muda itu kreatif dan memiliki kecerdasan. Ia punya harapan tinggi terhadap anak-anak muda.

Michael Dell

 
Di usia 19, Dell keluar dari kuliahnya di University of Texas tak lama setelah ia memulai sebuah perusahaan komputer yang menjual langsung kepada konsumen dengan harga yang lebih rendah ketimbang pesaing di ritel. Begitu ia mencapai usia 24 tahun, perusahaan yang dikenal dengan Dell memiliki pemasukan sekitar 258 juta dollar AS.

Nasihat dari pria yang kini berusia 45 tahun itu untuk para wirausahawan, 
"Anda harus memiliki gairah terhadap usaha Anda. Saya rasa orang-orang yang mencari ide-ide besar di luar sana untuk mendapatkan uang tidak sesukses orang-orang yang mencaritahu apa gairahnya yang terdalam untuk kemudian dibuat menjadi usaha."
Catherine Cook

 
Sekarang Catherine Cook sudah berusia 20 tahun, dan selama 2 tahun terakhir ia sudah menjadi miliuner. Ia, bersama kakaknya, David dan Geoff memulai sebuah situs jejaring sosial yang populer di antara remaja Amerika, namanya myYearbook saat mereka masih duduk di bangku sekolah.

Nasihatnya bagi para pengusaha muda, 
"Berhentilah berpikir dan mulailah melakukan. Saat masih muda adalah waktu paling tepat untuk memulai usaha, karena belum ada tanggung jawab yang harus didapuk seperti saat seseorang mencapai usia dewasa. Yang paling parah bisa terjadi adalah Anda gagal. Tetapi Anda bisa belajar dari kegagalan dan mengubahnya menjadi keberhasilan di upaya berikutnya."

Sean Belnick

 
Di usia 16, Sean sudah menjadi miliuner dengan cara menjual kursi-kursi kantor lewat online, di situs BizChair.com. Sambil menjalaninya, ia melanjutkan pendidikan di Emory University's Goizueta Business School. Kini ia sudah mencapai usia 23 tahun.
"Tak pernah ada kata memulai terlalu cepat. Ada begitu banyak informasi yang hebat di internet. Lakukan riset dan cari cara untuk mencari tahu apa yang ingin Anda lakukan," saran Sean.
Jermaine Griggs

 
Pria yang kini berusia 27 tahun ini berhasil menjadi miliuner di usia 23 tahun dengan mengejar gairahnya untuk menjadi guru musik. Situsnya, HearAndPlay.com didesain untuk membantu orang belajar memainkan piano, gitar, dan drum tanpa perlu membaca not balok. Lebih dari 2 juta pelajar mengunduh pelajarannya setiap tahun.

Kata-kata yang ia sampaikan buat para pemula, 
"Mengertilah kekuatan penjualan, jangan hanya mengerti siapa Anda dan ide Anda. Pelajari bisnisnya. Pelajari bagaimana orang-orang sebelum Anda berhasil menjalaninya, cari pula orang-orang yang memiliki mimpi serta aspirasi yang sama dengan Anda."
Matt Mickiewicz

 
Di usia 22, ia berhasil mencapai gelar miliuner lewat 3 situs yang ia ciptakan; SitePoint, 99Designs, dan Flippa.com. Menurut Mickiewicz, internet memberikan para wirausahawan umpan balik yang langsung kepada para pelanggan, membuatnya jadi lebih murah untuk mengetes dan meluncurkan ide. Nasihatnya untuk para pengusaha muda, 
"Orang yang mengatakan bahwa dibutuhkan modal besar untuk mencetak banyak uang hanyalah orang yang mencari-cari alasan. Ciptakan nilai besar untuk orang lain dengan menyediakan solusi yang belum pernah ada sebelumnya."
Juliette Brindak

 
Di usia 19 tahun, wanita ini sudah mencetak diri menjadi miliuner. Ia mulai menggambar tokoh-tokoh remaja perempuan sejak usia 10 tahun. Kemudian, ia menggunakan karakter-karakter tersebut dalam situsnya, MissO and Friends. Nasihatnya untuk para pemula, 
"Isi tim Anda dengan orang-orang yang percaya pada ide Anda. Jika ada yang mulai meragukan perusahaan Anda sebaiknya segera disingkirkan."
Cameron Johnson

 
Di usia 9 tahun, ia mulai membuat perusahaan pembuatan kartu ucapan di rumahnya. Di usia 12, ia membantu saudarinya yang membuat koleksi Beanie Baby dan meraih untung sekitar 50 ribu dollar AS. Kini, di usia 25 tahun, ia sudah berhasil meluncurkan lebih dari puluhan situs. Ia bahkan memiliki acara televisi sendiri di BBC, bertajuk, "Beat the Boss".

Nasihatnya untuk yang ingin memulai usaha sendiri, 
"Mulailah bergerak. Lakukan sesuatu, mulai dari kecil. Semakin kecil modalnya, semakin mudah untuk mendapatkan keuntungan. Ciptakan nilai lebih untuk orang lain, dan Anda akan mendapatkan hasil lebih."
Sumber :  female.kompas.com

Sebenarnya Siapa Yang Mengusulkan Pajak Impor Film Dinaikan ?


Sebenarnya siapa yang mengusulkan pajak film asing ditinggikan? Ternyata, usulan tersebut berasal dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Alasannya, SBY ingin memajukan industri film nasional.

"Kejadian bermula ketika saya  berbincang dengan Pak Presiden sehari sebelum rapat kabinet tahun lalu tentang perkembangan film nasional," ujar Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik.

Hal tersebut dikatakannya dalam konfrensi pers tentang Kebijakan Perfilman Nasional dan Masalah Pajak Film Impor di Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (20/2/2011).

Menurut Jero Wacik, SBY apabila melihat industri perfilman Indonesia, maka dunia perfilman Indonesia mulai menunjukkan kebangkitan dalam enam tahun terakhir. Hal itu terbukti dari banyaknya  jumlah film nasional yang diproduksi setiap tahunnya.

"Presiden saat itu membaca keluhan Hanung Bramantiyo yang mengeluhkan tingginya biaya pembuatan film di Indonesia," jelasnya.

Dalam tulisan sines muda tersebut, lanjut Jero Wacik,  Salah satu biaya yang harus ditanggung pembuat film adalah pajak pertambahan nilai sebesar 10 persen yang membuat industri film nasional kalah dengan film impor.

"Tolong ditata semua, termasuk perpajakannya," jelas Jero Wacik menirukan ucapan Presiden pada Sidang Kabinet akhir tahun lalu.

Mendapat perintah dari SBY, maka Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata bersama Kementerian Keuangan menyusun  aturan yang memproteksi industri film lokal dirancang.

"Dalam rancangan tersebut pemerintah berencana membebaskan pajak produksi film dan menaikkan pajak film impor, sehingga film nasional dan film impor bisa bersaing," ujar Jero.

Rencananya, peraturan tersebut semula akan dikeluarkan pada  akhir Maret tahun ini. "Kementerian Keuangan tiba-tiba menerbitkan aturan film impor sebelum paketnya selesai," ujarnya.

Berdasarkan data yang dikumpulkan detikcom tentang data produksi dan pemutaran film di bioskop, tahun 2007 film lokal berjumlah 54 judul dan film asing 205 judul, tahun 2008 berjumlah 91 judul film lokal dan film asing 144 judul, tahun 2009 terdapat 83 judul film lokal dan 156 judul film asing, dan tahun 2010 terdapat 70 judul film lokal dan 249 judul film asing.


Sumber :  movie.detikhot.com

Minggu, 20 Februari 2011

Mata Ngengat Jadikan Inspirasi Penemuan Solar Cell Yang Lebih Efisien


Material photovaoltaic, yang mampu mengkonversikan sinar maatahari menjadi energi listrik, telah semenjak lama digembar-gemborkan sebagai solusi yang paling menjanjikan dalam menawarkan kemungkinan pengadaan kebutuhan energi listrik yang lebih murah di masa depan. Akan tetapi, kenyataannya di lapangan tidak demikian. Material ini lebih banyak mengubah cahaya matahari yang diterimanya sebagai panas daripada sebagai energi listrik. Hal ini berarti, photovoltaic belum mampu menyokong pengadaan energi yang lebih murah seperti yang diharapkaan. Saat ini, peneliti – peneliti dari Belanda sedang mengembangkan bahan pelapis (coating) yang mampu menahan terjadinya transformasi sinar matahari menjadi panas. Bahan coating ini berbasis teknologi struktur nano yang terispirasi dari mata seekor ngengat, dimana mampu mengurangi fenomena pemantulan cahaya matahari sehingga material photovoltaic bisa lebih efisien.

James Gomez Rivas beserta kolega-koleganya dalam tim Institute AMOLF dari Eindhoven, mengatakan bahwa teknologi “mata ngengat” mereka mempunyai kemampuan yang paling baik dalam kemampuannya mengurangi efek pemantulan cahaya dibandingkan material-material lainnya. Sebagai tambahan, beliau juga menuturkan bahwa timnya juga telah mengembangkan teknologi produksi bahan coating yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan dimana juga mampu memberikan hasil coating dengan kepresisian ketebalan pelapisan yang tinggi.

Kita tahu bahwa seringkali ngengat mencari cahaya dalam kegelapan, namun mahluk ini tidak mampu menemukannya dalam jumlah yang cukup. Untuk memaksimalkan jumlah cahaya yang masuk ke matanya, sehingga membantunya dalam mencapai penglihatan yang lebih baik, mata ngengat dilengkapi selaput tipis berskala nano. Hal ini menjadi media yang efektif dimana indeks penghamburan caahaya dari mata negengat secara berkesinambungan meningkat ketika cahaya memasuki matanya, hingga cahaya tersebut mencapai saraf optiknya. Hasilnya, nilai indeks biasnya mendekati 1 pada permukaan bagian atas mata yang pertama kali menerima cahaya dan mendekati 3,4 pada permukaan bagian bawah. Hal ini berarti hanya sedikit cahaya yang dipantulkan kembali oleh mata ngengat.


Terisnpirasi oleh striktur bio ini, Gomez Rivas dn rekan – rekannya meniru pola kerja selaput mata ngengat tersebut dengan membuat kawat – kawat nano dengan panjang yang berbeda – beda, dimana kemudian menciptakan sebuah metamaterial yang mempunyai karakteristik optik yang dapat berubah secara bertahap berdasarkan fungsi jarak. Tim ini telah melaporkan sekitar setengah tahun yang lalu, bahwa melalui penelitian tersebut diketahui terjadi sebuah pengurangan pemantulan cahaya yang signifikan melebihi sebuah lebar jangkauan cahaya dan pengaruh sudut penembakan cahaya. Hingga sekarang, hal ini masih menjadi misteri, apakah efek ini merupakan hasil dari peningkatan transmisi cahaya, atau hanyalah akibat dari penghamburan dan penyerapan cahaya pada kawat – kawat nano.

Saat ini, tim melakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan batangan nano gallium phospid (GaP) di atas substrat GaP, kemudian mengukur nilai transmisi dan pemantulan cahaya secara simultan. Ternyata, penggunaan metode ini mengakibatkan cahaya yang ditransmisikan lebih dominan dibandingkan yang diserap maupun yang dipantulkan.

Cara Ngengat Mengenali Bunga


Ngengat hanya membutuhkan sari aroma sekuntum kembang untuk mengidentifikasi bunga itu. Menurut riset terbaru dari University of Arizona di Tucson, Amerika Serikat, sekalipun bebauan bunga itu tersusun dari ratusan zat kimia, seekor ngengat hanya menggunakan sedikit campuran itu untuk mengenali jenis bunga yang dihadapinya.

Cara ngengat mengenali bunga seperti seseorang mengidentifikasi sepenggal musik dengan hanya mendengarkan notnya dimainkan oleh beberapa instrumen kunci, kata peneliti utama riset tersebut, Jeffrey A. Riffell, dari Arizona Research Laboratories Division of Neurobiology. "Ngengat tidak menaruh perhatian terhadap seluruh zat kimia yang ada pada saat bersamaan," kata Riffell. "Sesungguhnya dia hanya memperhatikan beberapa di antaranya."

Temuan ini memberikan informasi tentang bagaimana otak memproses sejenis bebauan spesifik yang berasal dari aroma laut yang terbawa di udara.

Tim ilmuwan itu mengetahuinya sewaktu merekam otak ngengat hornworm tembakau (Manduca sexta) ketika mereka mencium sebuah zat kimia dari sekitar 60 zat yang menyusun aroma bunga yang paling disukai ngengat itu sebagai sumber nektar: sejenis bunga kecubung (Datura wrightii). Inilah pertama kalinya para ilmuwan merekam aktivitas otak sejenis serangga ketika binatang itu mencium seluruh zat kimia tertentu yang dilepaskan sekuntum bunga sungguhan. Riset sebelumnya hanya menggunakan aroma sintetis.

Hanya sembilan zat kimia yang memicu respons saraf. Meski begitu, kesembilan zat kimia itu harus terus-menerus disemprotkan agar si ngengat bisa terbang ke sumber wewangian itu dan menjulurkan lidahnya mencari nektar.

Bekerja sama dengan Hong Lei dan John G. Hildebrand dari Arizona Research Laboratories Division of Neurobiology serta Thomas A. Christensen dari departemen ilmu bahasa, percakapan, dan pendengaran, Riffell mempublikasikan artikel "Characterizing and Coding of Behaviorally Significant Odor Mixtures" dalam jurnal Current Biology terbaru. Namun, mereka belum berhasil memahami bagaimana sistem penciuman di otak mengurai kode stimuli bau. "Dua per tiga otak ngengat jantan beradaptasi sesuai dengan lingkungannya," kata Riffell. "Sedangkan ngengat betina mencapai 90 persen."

Dia menduga hidung dan otak manusia juga bekerja dengan dipandu oleh beberapa zat kimia tertentu yang memiliki aroma khusus. "Misalnya bau yang penting, saya menduga itulah yang kita lakukan, semisal ketika kita mencium kopi," ujarnya. 

10 Serangga Tercantik Namun Sekaligus Menyeramkan

1. Lymantrid Moth (Dasychira Pudibunda)



Lymantrid MOth (Calliteara pudibunda) adalah ngengat yang banyak hidup di hutan Denmark beech (Fagus sylvatica). Setiap betinanya dapat meletakkan 300-400 telur. Dan ketik menjadi ulat kecil akan sangat mudah tertiup oleh angin. Dan pada akhir musim gugur ulat sepenuhnya telah menjadi dewasa, hingga sekitar 5 cm panjangnya dan berwarna sangat indah.

2. Devil’s Flower Mantis (Idolomantis Diabolica)


Idolomantis Diabolica yang kadang-kadang dikenal sebagai “Raja dari segala Belalang sembah”, alasannya adalah karena : keindahan, ukuran dan kelangkaan, dan merupakan salah satu spesies terbesar dari belalang sembah yang menyerupai bunga.

3. Damselfly (Ischnura Heterosticta)


Damselfly adalah nama umum untuk apapun dari serangga Predaceous Zygoptera dari Ordo Odonata, memiliki tubuh yang panjang, mata multifaset yang besar, serta dua pasang sayap transparan yang kuat, yang pada saat istirahat biasanya akan dilipat bersama-sama di atas perutnya. Mereka biasanya terbang bersama-sama selama perkimpoian. Bagi manusia, mereka adalah serangga dengan warna yang paling mencolok, dan perilaku kimpoi yang unik yang menambah keindahan alam.

4. Cecropia Moth (Hyalophora Cecropia)


Juga dikenal sebagai “Ngengat Robin”, ngengat Cecropia adalah ngengat terbesar ditemukan di Amerika Utara, yang memiliki sayap mencapai enam inci. Mereka adalah anggota keluarga dari spesies Saturniidae, atau ngengat sutra raksasa. Betinanya memiliki sayap dengan lebar hingga lebig dari 130 mm. Larva ngengat ini yang paling sering ditemukan pada pohon Maple, dan telah diketahui sering memakan Wild Cherry dan pohon Birch.

5. Calleta Silkmoth (Eupackardia Calleta)


Calleta Silkmoth (Eupackardia calleta) adalah ngengat sutra dari keluarga Saturniidae. Ditemukan di Meksiko, Guatemala dan bagian selatan Amerika Serikat, ini satu-satunya spesies dalam Genus Eupackardia.

6. Orchid Mantis (Hymenopus Coronatu)


The Hymenopus Coronatu, alias Anggrek belalang, adalah belalang bunga yang biasanya ditemukan di Indonesia dan Malaysia. Pada gambar diatas belalang tampak seperti sebuah anggrek? Sebenarnya mereka bersembunyi di dalam bunga dan mereka amat sangat menyerupainya, sambil menunggu mangsa serangga lain yang siap untuk di santap.

7. Hercules Beetle (Dynastes Hercules)


Merupakan jenis kumbang badak yang hidup di Amerika Selatan, Kumbang Hercoles dapat tumbuh hingga lebih dari 6 inci panjang (yang dihitung dari ujung tanduknya), dan yang paling dikenal darinya adalah kekuatan: yang mampu mendorong 850 kali beratnya tubuhnya sendiri! Kumbang ini hanya makan tumbuh-tumbuhan dan tidak agresif, kecuali berkelahi dengan kumbang Hercules lainnya.

8. Giant Camel Spider (Arachnid Solifugae)


Mungkin kita tidak akan pernah atau jarang mendengar cerita-cerita dari prajurit Amerika Serikat dalam Perang Teluk. Di ceritakan bahwa laba-laba unta raksasa merangkak ke kantong tidur seorang prajurit, menggigit manusia pada saat ia sedang tidur. Untungnya, laba-laba unta padang pasir raksasa asli Irak tidak berbisa. Laba-laba ini menggunakan cakarnya untuk menangkap mangsanya, yang tidak lebih besar dari dirinya sendiri. Mereka juga dikenal karena cepat. Camel Spider raksasa telah dikenal dapat berjalan dengan kecepatan 10 MPH. Makhluk ini nama aslinya adalah Arakhnida Solifugae. “Solifugae” berarti, dalam bahasa Latin, “lari dari matahari”.

9. Giant Water Bug (Belostomatidae)


Belostomatidae adalah keluarga serangga yang lebih dikenal sebagai “serangga air raksasa”. Kebanyakan spesies ini dalam masih dalam keluarga Belostomatidae yang merupakan kumbang terbesar di dunia. Serangga ini adalah predator yang paling tangkas, menangkap dan makan ikan dan juga katak. Mereka sering berbaring tak bergerak di bagian permukaan air, sambil menunggu mangsa datang mendekat. Gigitan mereka dianggap salah satu yang paling menyakitkan yang dapat ditimbulkan oleh serangga.

Dalam beberapa kasus, gigitan mereka bisa menyebabkan kerusakan permanen pada manusia. Kadang-kadang ketika menghadapi pemangsa yang lebih besar, seperti manusia, mereka akan “berpura-pura mati” dan memancarkan cairan dari anus mereka untuk membuatnya menjijikan.

10. Leopard Moth (Hypercompe scribonia)


Giant Leopard Moth atau Eyed Tiger Moth (Hypercompe scribonia) memiliki pola yang serupa dengan macan tutul. Kupu-kupu itu adalah aposematic, yang berarti bahwa mereka benar-benar seangga predator.

Sumber : kaskusnews.us
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...