Minggu, 20 Februari 2011

Cara Ngengat Mengenali Bunga


Ngengat hanya membutuhkan sari aroma sekuntum kembang untuk mengidentifikasi bunga itu. Menurut riset terbaru dari University of Arizona di Tucson, Amerika Serikat, sekalipun bebauan bunga itu tersusun dari ratusan zat kimia, seekor ngengat hanya menggunakan sedikit campuran itu untuk mengenali jenis bunga yang dihadapinya.

Cara ngengat mengenali bunga seperti seseorang mengidentifikasi sepenggal musik dengan hanya mendengarkan notnya dimainkan oleh beberapa instrumen kunci, kata peneliti utama riset tersebut, Jeffrey A. Riffell, dari Arizona Research Laboratories Division of Neurobiology. "Ngengat tidak menaruh perhatian terhadap seluruh zat kimia yang ada pada saat bersamaan," kata Riffell. "Sesungguhnya dia hanya memperhatikan beberapa di antaranya."

Temuan ini memberikan informasi tentang bagaimana otak memproses sejenis bebauan spesifik yang berasal dari aroma laut yang terbawa di udara.

Tim ilmuwan itu mengetahuinya sewaktu merekam otak ngengat hornworm tembakau (Manduca sexta) ketika mereka mencium sebuah zat kimia dari sekitar 60 zat yang menyusun aroma bunga yang paling disukai ngengat itu sebagai sumber nektar: sejenis bunga kecubung (Datura wrightii). Inilah pertama kalinya para ilmuwan merekam aktivitas otak sejenis serangga ketika binatang itu mencium seluruh zat kimia tertentu yang dilepaskan sekuntum bunga sungguhan. Riset sebelumnya hanya menggunakan aroma sintetis.

Hanya sembilan zat kimia yang memicu respons saraf. Meski begitu, kesembilan zat kimia itu harus terus-menerus disemprotkan agar si ngengat bisa terbang ke sumber wewangian itu dan menjulurkan lidahnya mencari nektar.

Bekerja sama dengan Hong Lei dan John G. Hildebrand dari Arizona Research Laboratories Division of Neurobiology serta Thomas A. Christensen dari departemen ilmu bahasa, percakapan, dan pendengaran, Riffell mempublikasikan artikel "Characterizing and Coding of Behaviorally Significant Odor Mixtures" dalam jurnal Current Biology terbaru. Namun, mereka belum berhasil memahami bagaimana sistem penciuman di otak mengurai kode stimuli bau. "Dua per tiga otak ngengat jantan beradaptasi sesuai dengan lingkungannya," kata Riffell. "Sedangkan ngengat betina mencapai 90 persen."

Dia menduga hidung dan otak manusia juga bekerja dengan dipandu oleh beberapa zat kimia tertentu yang memiliki aroma khusus. "Misalnya bau yang penting, saya menduga itulah yang kita lakukan, semisal ketika kita mencium kopi," ujarnya. 

10 Serangga Tercantik Namun Sekaligus Menyeramkan

1. Lymantrid Moth (Dasychira Pudibunda)



Lymantrid MOth (Calliteara pudibunda) adalah ngengat yang banyak hidup di hutan Denmark beech (Fagus sylvatica). Setiap betinanya dapat meletakkan 300-400 telur. Dan ketik menjadi ulat kecil akan sangat mudah tertiup oleh angin. Dan pada akhir musim gugur ulat sepenuhnya telah menjadi dewasa, hingga sekitar 5 cm panjangnya dan berwarna sangat indah.

2. Devil’s Flower Mantis (Idolomantis Diabolica)


Idolomantis Diabolica yang kadang-kadang dikenal sebagai “Raja dari segala Belalang sembah”, alasannya adalah karena : keindahan, ukuran dan kelangkaan, dan merupakan salah satu spesies terbesar dari belalang sembah yang menyerupai bunga.

3. Damselfly (Ischnura Heterosticta)


Damselfly adalah nama umum untuk apapun dari serangga Predaceous Zygoptera dari Ordo Odonata, memiliki tubuh yang panjang, mata multifaset yang besar, serta dua pasang sayap transparan yang kuat, yang pada saat istirahat biasanya akan dilipat bersama-sama di atas perutnya. Mereka biasanya terbang bersama-sama selama perkimpoian. Bagi manusia, mereka adalah serangga dengan warna yang paling mencolok, dan perilaku kimpoi yang unik yang menambah keindahan alam.

4. Cecropia Moth (Hyalophora Cecropia)


Juga dikenal sebagai “Ngengat Robin”, ngengat Cecropia adalah ngengat terbesar ditemukan di Amerika Utara, yang memiliki sayap mencapai enam inci. Mereka adalah anggota keluarga dari spesies Saturniidae, atau ngengat sutra raksasa. Betinanya memiliki sayap dengan lebar hingga lebig dari 130 mm. Larva ngengat ini yang paling sering ditemukan pada pohon Maple, dan telah diketahui sering memakan Wild Cherry dan pohon Birch.

5. Calleta Silkmoth (Eupackardia Calleta)


Calleta Silkmoth (Eupackardia calleta) adalah ngengat sutra dari keluarga Saturniidae. Ditemukan di Meksiko, Guatemala dan bagian selatan Amerika Serikat, ini satu-satunya spesies dalam Genus Eupackardia.

6. Orchid Mantis (Hymenopus Coronatu)


The Hymenopus Coronatu, alias Anggrek belalang, adalah belalang bunga yang biasanya ditemukan di Indonesia dan Malaysia. Pada gambar diatas belalang tampak seperti sebuah anggrek? Sebenarnya mereka bersembunyi di dalam bunga dan mereka amat sangat menyerupainya, sambil menunggu mangsa serangga lain yang siap untuk di santap.

7. Hercules Beetle (Dynastes Hercules)


Merupakan jenis kumbang badak yang hidup di Amerika Selatan, Kumbang Hercoles dapat tumbuh hingga lebih dari 6 inci panjang (yang dihitung dari ujung tanduknya), dan yang paling dikenal darinya adalah kekuatan: yang mampu mendorong 850 kali beratnya tubuhnya sendiri! Kumbang ini hanya makan tumbuh-tumbuhan dan tidak agresif, kecuali berkelahi dengan kumbang Hercules lainnya.

8. Giant Camel Spider (Arachnid Solifugae)


Mungkin kita tidak akan pernah atau jarang mendengar cerita-cerita dari prajurit Amerika Serikat dalam Perang Teluk. Di ceritakan bahwa laba-laba unta raksasa merangkak ke kantong tidur seorang prajurit, menggigit manusia pada saat ia sedang tidur. Untungnya, laba-laba unta padang pasir raksasa asli Irak tidak berbisa. Laba-laba ini menggunakan cakarnya untuk menangkap mangsanya, yang tidak lebih besar dari dirinya sendiri. Mereka juga dikenal karena cepat. Camel Spider raksasa telah dikenal dapat berjalan dengan kecepatan 10 MPH. Makhluk ini nama aslinya adalah Arakhnida Solifugae. “Solifugae” berarti, dalam bahasa Latin, “lari dari matahari”.

9. Giant Water Bug (Belostomatidae)


Belostomatidae adalah keluarga serangga yang lebih dikenal sebagai “serangga air raksasa”. Kebanyakan spesies ini dalam masih dalam keluarga Belostomatidae yang merupakan kumbang terbesar di dunia. Serangga ini adalah predator yang paling tangkas, menangkap dan makan ikan dan juga katak. Mereka sering berbaring tak bergerak di bagian permukaan air, sambil menunggu mangsa datang mendekat. Gigitan mereka dianggap salah satu yang paling menyakitkan yang dapat ditimbulkan oleh serangga.

Dalam beberapa kasus, gigitan mereka bisa menyebabkan kerusakan permanen pada manusia. Kadang-kadang ketika menghadapi pemangsa yang lebih besar, seperti manusia, mereka akan “berpura-pura mati” dan memancarkan cairan dari anus mereka untuk membuatnya menjijikan.

10. Leopard Moth (Hypercompe scribonia)


Giant Leopard Moth atau Eyed Tiger Moth (Hypercompe scribonia) memiliki pola yang serupa dengan macan tutul. Kupu-kupu itu adalah aposematic, yang berarti bahwa mereka benar-benar seangga predator.

Sumber : kaskusnews.us

Sabtu, 19 Februari 2011

Penjelasan Tentang Invisible Cloak


Teknologi ini berasal dari tahun 2003 dan dinamakan invisible jacket atau invisible cloak, atau biasa disebut jubah gaib, karena seaakan kita melihat arwah, tapi sebenarnya tidak ada unsur kegaiban di dalam jaket ini, pengembang mengatakan jaket ini terinsipirasi dari Jubah Gaib Harry Potter .


jaket ini ditemukan oleh Dr Susumu Tachi, dari Universitas Keio, teknologi ini menggunakan proyeksi Retro-reflektif dari komputer, kamera video dan proyektor untuk menyinari gambar latar belakang ke depan , subjek mengenakan pakaian khusus seperti jaket biasa, bahan jaket ini terbuat dari kain yang terbuat dari manik-manik kaca 50 mikron luas, dan bahan2 dari pesawat stealth/siluman yang dapat memantulkan/membelokan cahaya langsung kembali pada sumbernya, sehingga menimbulkan refleksi yg sangat cerah. Dan peneliti mengatakan bahwa materi dapat diterapkan pada hampir semua hal. 


Dalam jangka pendek,tim juga menggunakan bahan2 invisible jaket ke dalam interior mobil, pesawat terbang dan helikopter. untuk mengurangi resiko kecelakaan dan blind spot .
menurut para peneliti dari london bahan2 ini disebut Retro-reflektif atau Metamaterials, "[Metamaterials] memiliki kekuatan untuk mengontrol cahaya dalam cara yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Sir John Pendry, seorang ahli fisika teoritis di Imperial College London, peneliti berharap teknologi ini dapat digunakan pada militer untuk menyamar dan hal2 lainya.

mengapa hal ini dapat terjadi ?



Pertama, mari kita lihat lebih dekat jas hujan: Ini terbuat dari bahan retro-reflektif. Berteknologi tinggi dan ditutupi dengan ribuan manik-manik kecil. Ketika sinar menyerang salah satu manik-manik, cahaya sinar memantul kembali persis pada arah yang sama dari mana mereka datang.

Dalam retro-refleksi, manik-manik kaca bertindak seperti prisma, pembengkokan sinar cahaya oleh sebuah proses yang dikenal sebagai pembiasan. Hasilnya: Seorang pengamat terletak pada sumber cahaya menerima lebih banyak pantulan cahaya dan oleh karena karena itu akan melihat refleksi yang lebih cerah.

Bahan Retro-reflektif sebenarnya cukup umum. Rambu lalu lintas, penanda jalan dan reflektor sepeda semua menggunakan bahan retro-refleksi untuk menjadi lebih terlihat oleh pengemudi di malam hari. Dalam kamuflase optik, penggunaan materi retro-reflektif ini penting karena dapat dilihat dari jauh dan di luar sinar matahari (dua persyaratan untuk ilusi tembus pandang).


Setelah seseorang memakai jubah yang dibuat dengan materi metamaterials, inilah urutan peristiwa:

1. Kamera video digital menangkap adegan di belakang orang yang memakai jubah.

2. Proses komputer atas gambar yang ditangkap dan membuat perhitungan yang diperlukan untuk menyesuaikan gambar atau video .

3. Proyektor menerima/menangkap gambar yang disempurnakan dari komputer dan menyorotkan gambar melalui lubang berukuran kecil

4. Cermin setengah keperakan, yang benar-benar reflektif, memantulkan gambar yang diproyeksikan ke orang yang memakai jubah.

5. Jubah bertindak seperti layar film, memantulkan cahaya langsung kembali ke sumbernya, yang dalam kasus ini adalah cermin.

6. Sinar cahaya memantul dari jubah melewati bagian transparan dari cermin dan jatuh pada mata pengguna. Ingat bahwa sinar cahaya yang memantul dari jubah berisi gambar adegan yang ada di belakang orang yang memakai jubah.







Sumber : zuroz.blogspot.com

Sark Island, Pualu Berlangit Gelap Pertama di Dunia


Sark, sebuah pulau yang berjarak 80 km di selatan pantai Inggris meraih gelar sebagai pulau berlangit gelap pertama di dunia. Pulau tersebut merupakan pulau terkecil di antara 4 anggota Kepulauan Channel.

Kenapa dinamakan demikian? Gelar pulau berlangit gelap pertama itu diberikan oleh International Dark Sky Association (IDA), sebuah organisasi Amerika Serikat yang memiliki misi melestarikan kegelapan dan keindahan langit malam.

IDA memberikan gelar tersebut setelah selama setahun bekerja keras dengan 600 warga pulau untuk mengurangi polusi cahaya. Mereka bekerja sama memastikan sesedikit mungkin cahaya yang "tumpah" ke angkasa, menyebabkan kaburnya cahaya bintang.

Dengan langit gelap yang dimiliki, maka Sark adalah surga bagi para astronom, amatir maupun profesional. Bintang, bulan, meteor, planet, benda angkasa lain beserta fenomenanya bisa dilihat dengan sangat jelas.

"Anda bisa melihat pemandangan spektakuler di Inggris, tapi sangat sedikit tempat yang bisa memberikan pemandangan kegelapan tingkat dunia," kata Steve Owens, astronom yang bekerja sama dengan warga untuk mewujudkan langit gelap Sark.

"Jika anda berada di tempat seperti Sark, Bimasakti adalah pemandangan rutin tiap malam. Itu membuat saya merasa kagum. Setiap titik-titik di angkasa adalah 'matahari' dan terdapat 100 juta jumlahnya," tandas Owens.

Ia mengatakan, "Itu (pemandangan langit malam) membuat saya merasa betapa spesialnya Bumi. Kita tidak pernah menemukan tempat lain di dalam kosmos yang begitu sempurnanya untuk mendukung hidup."

Untuk mewujudkan langit gelap, Owens dan warga musti mengukur tingkat ilmuniasi cahaya serta kejelasan konstelasi bintang. Owens mendatangi setiap lokasi di Sark dan membuat rekomendasi untuk mengurangi iluminasi cahaya.

Dengan modal langit gelapnya dan gelarnya, ekonomi Sark berpotensi untuk dikembangkan. Wisatawan bisa dipacu untuk tinggal hingga musim dingin sehingga bisa menikmati keindahan langit malam Sark.

Paul Williams, ketua komite pertanian Sark mengatakan, "Astronomi sedang naik daun. Banyak orang penasaran tentang planet, bintang dan kehidupan di luar sana. Siapa tahu sesuatu bisa ditemukan dari Sark," kata Williams.

Kini, Jubah Tembus Pandang Akan Segera Terwujud


Jubah tembus pandang, seperti yang dipakai Harry Potter, sebentar lagi jadi kenyataan. Jubah baru ini bisa membuat objek yang ditutupinya tak terlihat oleh mata.

Jubah dibuat dari dua potong kristal kalsit, mineral berwarna putih atau tak berwarna yang biasa terdapat dalam batu gamping. Kedua potong kristal tersebut ditempel dengan aturan tertentu.

Kalsit sangat bersifat anisotropik, sifat yang membuat cahaya yang datang akan diteruskan ke sudut yang berbeda dari cahaya yang masuk dari sisi lain. Dengan menggunakan dua kalsit, para peneliti dapat membelokkan cahaya di sekitar objek padat yang diletakkan di antara kristal.

Di dalam kedua kristal kasit itu ada celah berbentuk segitiga siku-siku. "Apa pun yang Anda letakkan di bawah celah ini tak akan tampak dari luar," kata George Barbastathis dari MIT.

Jubah buatan Massachusetts Institute of Technology dan SMART Centre dari Singapura ini tidak seperti jubah-jubah serupa yang pernah dikembangkan. Jubah-jubah lama hanya dapat membuat benda-benda menghilang di bawah sinar dengan panjang gelombang yang tak tampak oleh manusia.

Jubah lain hanya dapat menghilangkan benda-benda mikroskopis. Jubah baru ini dapat bekerja dengan cahaya yang terlihat oleh mata manusia dan dapat menyembunyikan objek yang cukup besar.

Jubah tembus pandang ini masih punya kekurangan. Salah satu contohnya adalah hanya bekerja maksimal di bawah cahaya hijau. Para peneliti sengaja mendesain dengan warna hijau karena, selain kalsit hanya bisa dikonfigurasi pada gelombang cahaya tertentu saja, mata manusia sangat sensitif terhadap warna hijau. Demikian jelas Barbastathis.

Selain itu, efek menghilang ini hanya tampak jelas dari sudut tertentu. Jika dilihat dari sudut berbeda, objek akan tampak kembali.

Meskipun demikian Barbastathis merasa percaya diri kalau timnya atau peneliti lain akan membuat jubah yang lebih baik dalam waktu dekat.

Ia juga yakin kalau jubah seperti ini akan punya penggunaan. "Di Boston ada banyak persimpangan jalan dengan sudut yang tajam. Saat melihat lampu lalu lintas, mungkin Anda akan bingung apakah lampu itu untuk jalan Anda atau jalan lain.

Dengan jubah ini, kita bisa sembunyikan lampu lalu lintas yang lain sehingga pengendara tidak bingung," jelas Barbastathis.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...